Menampilkan postingan dengan label Hikmah

Besok Boleh Malas

Sebuah pertanyaan, " Bagaimana supaya nggak menunda-nunda pekerjaan?". Jawaban versi saya yang dulu pertanyaan yang sama pernah saya tanyakan kepada seorang teman, jawab beliau adalah: Cukup tempelkan secarik kertas di cermin dengan tulis…

Pendidikan Kemanusiaan Ramah-Senyum

Sepanjang sejarah kemanusiaan ada dua konsep penting dalam hidup yang memiliki nilai universal. Konsep itu adalah keadilan dan pendidikan. Setiap sudut di bumi ini mengartikannya secara seragam dimana keadilan merupakan sikap dalam menempatkan sesua…

[Repost] Kado Ultah Untuk Ummi

Wikimedia.org Barang sejengkal jarak aku masih merindukanmu. Dari terjaga saat fajar hingga di peraduan. Saat hamparan bintang menaungi mimpi kita. Tak terasa hampir 2 tahun perjalanan memandu bahtera rumah tangga... dan hari ini genap 30 tahun masa…

Apakah Aku Menyerah? (Water World In Frame)

Water World In Frame , begitu saya menyebut objek-objek ini. Foto yang saya ambil sekitar bulan Januari lalu (01/2013). Dua foto saya ambil dari atas kapal saat menyeberangi selat Sunda. Satu foto lagi saya ambil ketika singgah ke rumah seorang bibi…

[Repost] Menanti Senyummu Dalam Rindu

Apa kabarmu disana? Semoga senyummu tetap menantiku dalam buai rindu. Sayang, dalam renunganku selama ini aku berpikir dan merasakan jika dirimu adalah pilihan yang tepat buatku. Tapi aku sadar jika aku mungkin pilihan yang buruk untukmu. Aku hanya …

Berbagi Atau Mati

Bisa bagi seekor ular adalah berkah. Karena dengannya dia bisa menjalankan kehidupan (memperoleh mangsa). Tapi sebaliknya bisa bagi manusia adalah kematian. Kehidupan bagi yang satu adalah kematian bagi yang lain. Semua makhluk pasti hidup dalam ket…

[Repost] Rayuan Pak Nurdin Di Sunda Kelapa

Ini bukan "Rayuan Pulau Kelapa" yang menjadi judul sebuah lagu. Berawal dari iseng jalan-jalan mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa II untuk hunting foto. Kali ini Saya ingin berbagi cerita dan pengalaman menikmati paparan paras Sunda …

Bersyukur Menggunakan Potensi Hati

Salah satu cara sederhana untuk melatih sifat qanaah adalah dengan merenungi dan merasakan manfaat rizki yang kita dapat. Bukan dengan menghitungnya dirasa cukup atau tidak. Karena pada saat kita merenungi dan merasakan sesuatu yang kita gunakan a…

Pinjaman Terbaik

Sebaik-baik pinjaman yaitu meminjamkan (membelanjakan) harta di jalan Allah. Kelak Allah akan mengembalikan pinjaman itu berlipat ganda. Berharaplah kepada Allah, bukan yang lain.

Mulut Terkunci

Kala senja terselubung merah nan sendu, apa artinya kelabu? Langit yang sama pernah kita saksikan berpadu padan awan beriringan. Muram di hati dengan roman bahagia, seolah semua apa adanya dan biasa aja. Takutlah kita karena mulut terkunci, tapi l…

Sempurna Karena Saling Melengkapi

Tak ada yang sempurna, yang ada justru saling melengkapi dan saling mengisi 😀 - with Kms.

Ketahui Yang Anda Bicarakan

Anda harus tahu semua yang anda bicarakan, tapi anda tidak harus membicarakan semua yang anda tahu. - Anonym

Muslim Hidup Seperti Lebah

Perumpamaan hidup orang Muslim adalah ibarat lebah. Jika ia makan, maka ia makan yang baik-baik dengan cara yang baik. Jika ia hinggap pada sekuntum bunga maka ia akan memilih hinggap pada bunga yang baik. Jika ia hinggap dan bersarang pada sebatang…

Apa Yang Bisa Kita Jual

Jika tidak bisa membuktikan dan meyakinkan lantas apa yang bisa kita jual? Jujur adalah sebaik-baik cara dalam perniagaan. Karena dalam berniaga terdapat proses transfer keyakinan. - Anonym

Hidup Mencari Pasangan dan Bukan Persamaan

Prinsip penting dalam mencari pendamping hidup adalah mencari pasangan, bukan mencari persamaan. Kecuali dalam soal akidah (keyakinan agama) kita harus sama dalam satu tuntunan. Pendamping adalah pelengkap setengah dari jiwa kita. Mereka yang terpil…

Yang Pasti Ada Kepastiannya

"Yang dulu lamban, jadi gesit. Yang dulu plin plan, jadi tegas. Yang dulu manja, jadi mandiri. Yang ragu, jadi optimis. Yang pemarah, jadi penyabar....yang pastiiiiii, ada kepastian kapan ijab qabulnya." Gitu kata aa Jimy 😀

Buah Itu Bernama Kejujuran

Apa yang kita geluti selama ini mungkin tak ubahnya sebuah dramaturgi. Berbagai topeng menghiasi paras kita dengan lumrahnya dalam berperan. Pertanyaannya, sampai kapan kita mampu menutupi semua itu kala peran yang kita lakoni adalah palsu? Jawaba…